Kamis, 28 Januari 2016

RPP PENJAS KELAS/SEMESTER I/2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 2 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
6. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di
dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
6.1 Mempraktikkan gerak dasar jalan, lari dan lompat ke berbagai arah dengan berbagai pola
dasar permainan sederhana, serta nilai kerjasama, kejujuran, tanggung jawab dan toleransi.
C. Indikator
Mampu melakukan gerakan macam-macam berjalan.
Mampu melakukan gerakan macam-macam lari.
Mampu melakukan gerakan macam-macam meloncat.
Mampu melakukan permainan ular makan ekor.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam berjalan.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam lari.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam meloncat.
- Melalui kegiatan permainan ular makan ekor.
E. Materi Pembelajaran
Gerak Lokomotor
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
G. Kegiatan pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). ( T )
Kegiatan Inti:
Latihan macam-macam berjalan(eksplorasi).
Latihan macam-macam lari(eksplorasi).
Latihan macam-macam meloncat(eksplorasi).
(TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan pada kegiatan inti siswa yang salah(konfirmasi).
Diberi tugas dirumah untuk latihan jalan lari dan loncat seperti yang telah diajarkan(elaborasi) . (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Latihan macam-macam lari(eksplorasi).
Latihan macam-macam meloncat(eksplorasi).
Latihan permainan ular makan ekor(eksplorasi).(TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan permainan ular makan ekor dengan anggota keluarga di rumah(elaborasi) (TMTT)
H. Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Peluit.
I. Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: 1. Lakukan jalan jinjit sejauh 20 m.
2. Lakukan lari cepat sejauh 20 m.
3. Lakukan loncat ke depan sejauh 10 m.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 2 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
6. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di
dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
6.2 Mempraktikkan gerak dasar memutar, mengayun, menekuk dalam permainan sederhana,
dan nilai kerjasama, toleransi, kejujuran dan tanggung jawab.
C. Indikator
Mampu melakukan gerakan memutar tangan, badan dan lutut.
Mampu melakukan gerakan mengayun tangan, kaki ke depan dan belakang, atas dan bawah, samping kiri dan kanan.
Mampu melakukan gerakan jongkog dan berdiri.
Mampu melakukan permainan gerak dasar memutar, mengayun, dan menekuk dalam permainan dengan isyarat peluit.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam berjalan.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam lari.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam meloncat.
- Melalui kegiatan permainan ular makan ekor.
Materi Pembelajaran
Gerak non lokomotor.
Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Latihan memutar tangan, badan, dan lutut(eksplorasi).
Latihan mengayun tangan dan kaki ke berbagai arah(eksplorasi).
Latihan jongkok dan berdiri(eksplorasi).
Latihan permainan memutar, mengayun, dan menekuk anggota badan dengan isyarat peluit(eksplorasi).
(TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan semua yang diajarkan di rumah(elaborasi). (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
1 jam pelajaran latihan seperti pertemuan ke-1(eksplorasi).
1 jam pelajaran dilakukan test(elaborasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan(eksplorasi).
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Peluit.
Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan, sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal:1. Lakukan permainan gerak dasar memutar, mengayun dan menekuk anggota badan
dalam permainan dengan isyarat peluit masing-masing regu selama 3 menit.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 2 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
6. Mempraktikkan gerak dasar ke dalam aktivitas jasmani dan nilai yang terkandung di
dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
6.3 Mempraktikkan gerak dasar menangkap obyek berbagai ukuran dalam permainan sederhana,
dan kerjasama, toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab.
C. Indikator
Mampu melakukan gerakan melempar dan menangkap bola ke berbagai arah.
Mampu melakukan gerakan macam-macam memukul bola.
Mampu melakukan permainan kucing-kucingan lempar tangkap bola.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan gerakan melempar dan menangkap bola ke berbagai arah.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam memukul bola.
- Melalui kegiatan permainan kucing-kucingan lempar tangkap bola.
E. Materi Pembelajaran
Gerak Manipulatif.
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Latihan melempar dan menangkap bola ke berbagai arah(eksplorasi).
Latihan macam-macam memukul bola(eksplorasi).
Latihan permainan kucing-kucingan lempar tangkap bola(eksplorasi).
(TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan Lempar Tangkap Bola lakukan ke dinding rumah(elaborasi) (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang cara permainan materi ini dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
1 jam pelajaran latihan seperti pertemuan ke-1(eksplorasi).
1 jam pelajaran dilakukan test(elaborasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
H. Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Bola, peluit, stopwatch.
I. Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: 1. Lakukan permainan kucing-kucingan lempar tangkap bola masing-masing regu
selama 5 menit.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 2 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
7. Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam berbagai posisi.
B. Kompetensi Dasar
7.1 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi diam.
7.2 Membiasakan penampilan sikap tubuh dalam posisi bergerak.
C. Indikator
Mampu melakukan gerakan macam-macam sikap duduk dan berbaring tanpa alat.
Mampu melakukan gerakan macam-macam sikap duduk di kursi.
Mampu melakukan gerakan macam-macam sikap berlari.
Mampu melakukan gerakan macam-macam sikap meloncat.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam sikap duduk dan berbaring tanpa alat.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam sikap duduk di kursi.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam sikap berlari.
- Melalui kegiatan gerakan macam-macam sikap meloncat
E. Materi Pembelajaran
Dasar Kebugaran
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Latihan macam-macam sikap duduk dan berbaring tanpa alat(eksplorasi).
Latihan macam-macam sikap duduk di kursi(eksplorasi).
Latihan macam-macam sikap berlari(eksplorasi).
Latihan macam-macam sikap meloncat(eksplorasi).
(TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan sikap duduk,berdiri di kursi minta bantuan orang tua(elaborasi). (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
1 jam pelajaran latihan seperti pertemuan ke-1(eksplorasi).
1 jam pelajaran dilakukan test(elaborasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk Erlanggaa dan SD Widya Utama.
Kursi, bola dan peluit.
Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: 1. Lakukan duduk bersila selama 1 menit.
2. Lakukan lari cepat sepanjang 20 m.
3. Lakukan meloncat sambil menangkap bola sebanyak 3x.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 4 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
8. Mempraktikkan gerakan senam lantai sederhana dan nilai yang terkandung di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
8.1 Mempraktikkan gerakan senam lantai sederhana, serta nilai percaya diri dan disiplin.
8.2 Mempraktikkan gerak peregangan dan pelemasan dalam kegiatan pemanasan sederhana
dengan benar serta nilai disiplin.
C. Indikator
Mampu melakukan gerakan berguling ke depan dan ke belakang.
Mampu melakukan gerakan kayang.
Mampu melakukan gerakan peregangan bahu.
Mampu melakukan gerakan peregangan punggung dan pinggang.
Mampu melakukan gerakan peregangan kaki.
Mampu melakukan gerakan membungkuk dengan kaki sejajar dan kaki disilangkan dengan tujuan dilemaskan ke depan dan ke belakang.
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan gerakan berguling ke depan dan ke belakang.
Melalui kegiatan gerakan kayang.
- Melalui kegiatan gerakan peregangan bahu.
- Melalui kegiatan gerakan peregangan punggung dan pinggang.
- Melalui kegiatan gerakan peregangan kaki.
E. Materi Pembelajaran
Dasar senam lantai.
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Latihan berguling ke depan dan ke belakang(eksplorasi).
Latihan gerakan kayang(eksplorasi).
Latihan peregangan bahu, pinggang, punggung dan kaki(eksplorasi).
Latihan gerakan membungkuk dengan kaki sejajar dan kaki disilang dengan tangan dilemaskan ke depan dan ke belakang(eksplorasi). (TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan semua kegiatan yang telah diajarkan dengan bantuaan orangtua di rumah memakai alas karpet atau kasur(elaborasi) (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eeksplorasi).
Kegiatan Inti:
Mengulang berkali kali latihan berguling ke depan dan berguling ke
belakang(eksplorasi)
Latihan melakukan gerakan peregangan bahu(eksplorasi).
Latihan melakukan gerakan peregangan punggung dan pinggang(eksplorasi).
Latihan melakukan gerakan peregangan kaki(eksplorasi).
Latihan melakukan gerakan membungkuk dengan kaki sejajar dan kaki
disilangkan(eksplorasi)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Latihan guling ke depan dan kebelakang memakai alas kasur atau karpet untuk tes didampingi orangtua(elaborasi) . (TMTT)
H. Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk Erlangga dan SD Widya Utama.
Matras dan peluit.
I. Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: 1. Lakukan gerakan berguling ke depan dan ke belakang sebanyak 3x.
2. Lakukan gerakan kayang selama 1 menit.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 4 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
9. Menampilkan perasaan melalui musik dan gerak berirama serta nilai yang terkandung di
dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
9.1 Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah mengikuti bunyi-bunyian
secara individu, serta nilai estetika.
9.2 Menampilkan gerak bebas berirama diorientasikan dengan arah menggunakan bunyi-
bunyian secara berpasangan/ kelompok kecil, serta nilai estetika.
C. Indikator
Mampu melakukan gerak mengikuti irama dengan langkah cha-cha diiringi lagu bermain layang-layang.
Mampu melakukan gerak mengikuti irama secara kelompok dengan langkah cha-cha dan gerak tangan diiringi lagu hai becak.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan gerak mengikuti irama dengan langkah cha-cha diiringi lagu bermain
layang-layang
- Melalui kegiatan gerak mengikuti irama secara kelompok dengan langkah cha-cha dan
gerak tangan diiringi lagu hai becak.
E. Materi Pembelajaran
Gerak Ritmik.
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
Latihan gerak mengikuti irama dengan langkah cha-cha diiringi lagu bermain layang-layang(eksplorasi).
Latihan gerak mengikuti irama secara kelompok dengan langkah cha-cha dan gerak tangan diiringi lagu hai becak(eksplorasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
1 jam pelajaran latihan seperti pertemuan ke-1(eksplorasi).
1 jam pelajaran dilakukan test(elaborasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik membenarkan gerakan siswa pada kegiatan inti yang salah(konfirmasi).
Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Tape, kaset, peluit.
Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: 1. Lakukan gerak mengikuti irama secara kelompok dengan langkah cha-cha dan
gerak tangan diiringi lagu Hai Becak.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 4 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
11. Mempraktikkan pengenalan lingkungan sekolah melalui aktivitas jasmani dan nilai yang
terkandung di dalamnya.
B. Kompetensi Dasar
11.1 Mempraktikkan pengenalan lingkungan sekolah secara beregu dan nilai disiplin, kerjasama
dan kebersihan lingkungan.
11.2 Mempraktikkan berbagai aktivitas jasmani yang menyenangkan di lingkungan sekolah, dan
nilai disiplin kerjasama dan pola hidup sehat.
11.3 Mempraktikkan pemanfaatan makanan dan minuman yang baik.
C. Indikator
Mampu melakukan pengenalan ruang kelas, sampai kelas 6.
Mampu melakukan pengenalan ruang perpustakaan dan laboratorium sekolah.
Mampu melakukan pengenalan lingkungan dan lapangan olahraga sekolah.
Mampu melakukan gerakan membersihkan lingkungan sekolah.
Mampu melakukan gerak berjalan sambil bernyanyi mengelilingi lapangan olahraga sekolah.
Mampu melakukan jajan di dalam kantin sekolah.
Mampu melakukan pemilihan makanan dan minuman yang bersih.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan pengenalan ruang kelas, sampai kelas 6.
- Melalui kegiatan pengenalan ruang perpustakaan dan laboratorium sekolah.
- Melalui kegiatan pengenalan lingkungan dan lapangan olahraga sekolah.
- Melalui kegiatan gerakan membersihkan lingkungan sekolah
- Melalui kegiatan gerak berjalan sambil bernyanyi mengelilingi lapangan olahraga
- Melalui kegiatan jajan di dalam kantin sekolah.
- Melalui kegiatan pemilihan makanan dan minuman yang bersih.
E. Materi Pembelajaran
Pengenalan lingkungan sekolah.
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Pengenalan ruang kelas 1 sampai kelas 6(eksplorasi).
Pengenalan ruang perpustakaan dan laboratorium sekolah(eksplorasi).
Pengenalan lingkungan dan lapangan olahraga sekolah(eksplorasi).
Berjalan sambil membersihkan lingkungan sekolah(eksplorasi). (TT)
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan
Pendidik memberikan penjelasaan dan tanya jawab tentang kegiatan inti(konfirmasi).
Membuat gambar lapangan olahraga yang ada di sekolah(elaborasi) (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk, diabsen, diberikan penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan melakukan pemanasan(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
Berjalan sambil bernyanyi mengelilingi lapangan olahraga sekolah(eksplorasi).
Berjalan untuk jajan ke kantin sekolah dengan memilih makanan dan minuman yang bersih(eksplorasi).
Test dilakukan dengan pengamatan langsung(elaborasi).
Penutup :
Peserta didik dikondisikan untuk melakukan penenangan.
Pendidik memberikan penjelasaan dan tanya jawab tentang kegiatan inti(konfirmasi).
H. Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Sapu, pengki.
I. Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Perbuatan dan Sikap.
2. Bentuk: Praktik.
3. Soal: Pengamatan langsung untuk Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir) diri setiap materi.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : I / 2
Pertemuan : 2 kali pertemuan
Alokasi Waktu : 4 X 30 menit
A. Standar Kompetensi
12. Menerapkan budaya hidup sehat.
B. Kompetensi Dasar
12.1 Menjaga kebersihan gigi dan mulut.
12.2 Mengenal (makanan sehat).
C. Indikator
Mampu mengetahui/ memahami arti dan kegunaan gigi dan mulut.
Mampu mengetahui/ memahami cara menjaga kebersihan gigi dan mulut.
Mampu mengetahui/ memahami kebiasaan yang dapat merusak gigi dan mulut.
Mampu mengetahui/ memahami arti dan kegunaan makanan sehat.
D. Tujuan Pembelajaran
- Melalui kegiatan memahami arti dan kegunaan gigi dan mulut.
- Melalui kegiatan memahami cara menjaga kebersihan gigi dan mulut.
- Melalui kegiatan memahami kebiasaan yang dapat merusak gigi dan mulut.
- Melalui kegiatan memahami arti dan kegunaan makanan sehat.
E. Materi Pembelajaran
Kesehatan Pribadi.
F. Metode Pembelajaran
Ceramah
Demontrasi
Pendekatan taktis
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke-1
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk diabsen diberi penjelasan materi yang akan dipelajari. (eksplorasi). (T)
Kegiatan Inti:
Menjelaskan/ mendiskusikan tentang:
Arti dan kegunaan gigi dan mulut(eksplorasi).
Cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Dengan praktik cara gosok gigi yang benar (eksplorasi)(TT)
Penutup :
Pendidik memberikan penjelasaan dan tanya jawab tentang kegiatan inti(konfirmasi).
Lakukan cara gosok gigi yang benar didampingi orangtua(elaborasi) (TMTT)
2. Pertemuan ke-2
Pendahuluan :
Peserta didik dikondisikan untuk diabsen dan diberi pertanyaan materi yang lalu(eksplorasi).
Kegiatan Inti:
jam pelajaran menjelaskan/ mendiskusikan tentang:
Kebiasaan yang dapat merusak gigi dan mulut(eksplorasi).
Arti dan kegunaan makanan sehat(eksplorasi).
1 jam pelajaran dilakukan test(elaborasi).
Penutup :
Diberi penjelasan tentang perlunya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut(konfirmasi).
H. Sumber Belajar
Buku Penjasorkes untuk SD Erlangga dan Widya Utama.
Gambar gigi, mulut, makanan sehat.
I. Penilaian Hasil Belajar (proses dan tes akhir)
1. Jenis Tagihan: Pemahaman, hafalan. Dan Praktek
2. Bentuk: Tertulis dan praktek
3. Soal: I. 1. Makanan berguna untuk _____ tubuh.
2. Jumlah gigi anak-anak adalah _____.
3. Sikat gigi yang kasar dapat merusak _____.
4. Kita memeriksa gigi ke dokter, sebaiknya setiap _____.
5. Makanan sehat adalah makanan yang _____ dan _____.
II. Praktikan cara gosok gigi yang benar

Materi pendidikan jasmani olah raga & kesehatan kelas 2 SD/MI

Materi pendidikan jasmani olah raga & kesehatan kelas 2 SD ini disusun sesuai kurikulum yang berlaku saat ini. Materi-materi tersebut disusun secara sistematis dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik. Setiap pelajaran diawali dengan materi pembuka yang dilanjutkan dengan materi pokok, ada juga Pelatihan, Uji Kompetensi, Pelatihan Pelajaran, dan Pelatihan Semester. Rubrik-rubrik tersebut berisi latihan dan tagihan terhadap pencapaian kompetensi yang diharapkan. Ada juga Info gelora yang berisi informasi seputar Penjaskes.
Materi Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan Kelas 2 SD

Daftar Materi Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan Kelas 2 SD

Pelajaran 1   Gerak Lokomotor

A. Berjalan Cepat Bolak Balik
B. Berjalan Cepat ke Depan dan ke Belakang
C. Berjalan Berlari Melompat dan Meloncat ke Berbagai Arah

Pelajaran 2   Gerak Nonlokomotor

A. Gerak Memutar Badan
B. Gerak Mengayun Tangan
C. Gerak Menekuk Lutut

Pelajaran 3   Gerak Dasar Bermain Bola

A. Cara Melempar dan Menangkap Bola
B. Menendang dan Menahan Bola
C. Menggiring Bola

Pelajaran 4   Latihan Kekuatan Tungkai dan Lengan

A. Latihan Kekuatan Tungkai
B. Latihan Kekuatan Lengan
C. Latihan Keseimbangan

Pelajaran 5   Senam Ketangkasan (1)

A. Senam Ketangkasan Tampa Alat
B. Senam Ketangkasan dengan Alat

Pelajaran 6   Aktivitas Ritmik (1)

A. Gerak Lokomotor dan Nonlokomotor Berirama
B. Gerakan Berirama dengan Alat

Pelajaran 7   Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Tubuh

A. Menjaga Kebersihan Rambut Hidung dan Telinga
B. Makanan Bergizi

Pelajaran 8   Latihan Kebugaran Jasmani

A. Latihan Untuk Otot Dada
B. Latihan Untuk Otot Punggung
C. Latihan Kelenturan Tubuh

Pelajaran 9   Senam Ketangkasan (2)

A. Gerak Melompat
B. Gerak Berguling

Pelajaran 10   Aktivitas Ritmik

A. Senam Ritmik Berpasangan
B. Senam Ritmik Beregu

Pelajaran 11   Aktivitas dalam Air

A. Latihan Bernapas
B. Latihan Menyelam
C. Gerakan Dasar Lengan dan Tungkai Saat Berada dalam Air
D. Latihan Mengapung di Air

Pelajaran 12   Lingkungan Sekitar Sekolah

A. Aktivitas di Lingkungan Sekolah
B. Berdisiplin dengan Rambu Rambu Lalu Lintas
C. Pakaian dan Sepatu yang Sesuai

Pelajaran 13   Hidup Sehat

A. Menjaga Kebersihan Tangan dan Kaki
B. Cara Makan yang Sehat

Materi Pendidikan Jasmani Olah Raga & Kesehatan Kelas 2 SD

Materi pendidikan jasmani olah raga & kesehatan kelas 2 SD pada daftar diatas disusun berdasarkan buku pelajaran pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan SD kelas 2 dan disusun secara sistematis agar mudah dipelajari dan dipahami oleh siswa. Setiap materi pendidikan jasmani olah raga & kesehatan kelas 2 SD diata akan dibahas lebih dalam pada artikel selanjutnya.

Materi Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas 1 SD

Materi pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan (PenjasOrKes) kelas 1 SD merupakan bagian dari proses pendidikan secara keseluruhan. Maka dari itu, pendidikan bagi siswa menjadi kurang lengkap bila tidak disertai dengan mata pelajaran Penjasorkes. Namun demikian, mata pelajaran ini bukanlah hanya pelengkap dalam proses pendidikan. Penjasorkes merupakan bagian integral dari keberhasilan pencapaian pendidikan itu sendiri. Semua mata pelajaran menciptakan satu sinergi ke arah pencapaian tujuan pendidikan, yang meliputi aspek kognitif, psikomotorik, maupun afektif.
Dalam praktiknya, pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan menjadi sarana untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai, maupun pembiasaan pola hidup sehat. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan dan perkembangan kualitas fi sik dan psikis secara seimbang.
Materi Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas 1 SD

Materi Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas 1 SD

Tema 1 Gerak Dasar

  • Jalan Lari Dan Lompat
  • Gerak Memutar Mengayun Atau Menekuk
  • Gerakan Dasar Lempar Tangkap Bola

Tema 2 Sikap Tubuh

  • Sikap Tubuh Dalam Posisi Berdiri
  • Sikap Tubuh Dalam Posisi Berjalan

Tema 3 Gerak Keseimbangan

  • Gerak Keseimbangan Di Tempat
  • Gerakan Keseimbangan Berpindah Tempat

Tema 4 Gerak Berirama

  • Gerak Bebas Berirama Tanpa Menggunakan Musik
  • Gerak Bebas Berirama Dengan Menggunakan Musik

Tema 5 Budaya Hidup Sehat

  • Menjaga Kebersihan Kuku Dan Kulit
  • Mengenal Imunisasi

Tema 6 Gerak Dasar

  • Gerak Dasar
  • Gerak Dasar Memutar Mengayun Dan Menekuk
  • Gerak Dasar Lempar Tangkap Bola

Tema 7 Sikap Tubuh

  • Sikap Tubuh Dalam Posisi Diam
  • Sikap Tubuh Dalam Posisi Bergerak

Tema 8 Senam Lantai

  • Senam Lantai Sederhana
  • Gerakan Peregangan Dan Pelemasan

Tema 9 Gerak Berirama

  • Gerak Bebas Berirama Secara Sendirian
  • Gerak Bebas Berirama Berpasangan Dan Kelompok

Tema 10 Pengenalan Air

  • Aktivitas Dasar Di Air
  • Permainan Di Air Dangkal

Tema 11 Pengenalan Lingkungan Sekolah

  • Pengenalan Lingkungan Sekolah
  • Kegiatan Jasmani Di Sekolah
  • Makanan Dan Minuman Yang Baik

Tema 12 Budaya Hidup Sehat

  • Kebersihan Gigi Dan Mulut
  • Makanan Sehat

Sumber Materi Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Kelas 1 SD

Materi pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan keals 1 SD ini dikutip dari buku PenJasOrKes pada umumnya sehingga tersusun secara sistematis dan mudah dipahami oleh para siswa, guru dan masyarakat.

Pembelajaran Senam Dasar di Sekolah Dasar

Pembelajaran Senam Dasar di Sekolah Dasar

Senam di sekolah dasar kita mulai dengan latihan dasar, seperti pelemasan sendi, penguluran otot, keseimbangan, keterampilan, kekuatan, keberanian, kecepatan, keuletan, daya lompat dan sebagainya. Tidak boleh anda lupakan bahwa pada pelajaran senam dasar tujuan yang hendak dicapai secara sistematis adalah memperbaiki kelainan-kelainan sikap anak, membentuk tubuh yang serasi, meningkatkan kemampuan dan keterampilan hingga anak-anak siap untuk mempelajari seni gerak.
Banyak latihan yang harus dilaksanakan dengan sikap duduk, tiarap ataupun terlentang di tanah. Sehubungan dengan itu, perlu para siswa memakai pakaian khusus untuk senam atau pakaian yang boleh kotor diwaktu pelajaran senam, supaya gerakan senam bermanfaat dan dapat mencapai tujuannya. Bagi siswa sekolah dasar kelas 1 dan 2 yang berumur 6 sampai 8 tahun, latihan senam diberikan dalam bentuk meniru gerakan-gerakan apa yang diamati dan dihayati dari alam sekitarnya.
Latihan senam tersebut diatas dinamakan Senam si Buyung. Melalui cara ini secara bertahap bentuk-bentuk gerakan senam dapat diajarkan dan dipahami oleh siswa-siswanya. Dalam penyusunan KBM, anda harus ingat tiga langkah yang perlu diperhatikan, ialah:
A.    Bagian Pemanasan/Bagian Pendahuluan/Bagian Bagian Permulaan/ Pengantar
Maksud bagian pemanasan ialah untuk menyesuaikan kerja otot dalam menghadapi kerja yang lebih berat. Dengan demikian dapat mengurangi tensi (ketegangan), otot-otot dan menghindari kecelakaan atau bahaya dan untuk memenuhi keinginan/hasrat bergerak anak-anak serta untuk membawa kesatu pelajaran senam. Dengan jalan memberi latihan-latihan yang tidak melakukan, misalnya dengan jenis-jenis permainan anak-anak/permainan kecil.
B.     Bagian Inti atau Pokok
Maksud bagian inti atau pokok ini dapat diberikan dengan macam-macam kegiatan untuk mencapai tujuan khusus senam dasar. Latihan-latihan yang diberikan meliputi:
1.      a.  Latihan pelemasan, urutan untuk memberikan kemungkinan kelicinan
     dan keleluasaan gerak pada persendian-persendian;
b. Latihan penguluran, untuk memperpanjang jaringan pengikat, tendo-tendo otot, tali-tali sendi, pembungkus sendi. Sehingga tidak mengalami kekakuan otot, tetapi otot-otot menjadi lentur (elastik) bersifat seperti karet.
c. Latihan penguatan, untuk menguatkan otot-otot setempat yang lemah, misalnya otot perut, otot punggung, otot pinggang, otot paha.
d. Latihan pelepasan, untuk mempertinggi koordinasi otot dan perasaan gerak. Yang dimaksud perasaan gerak adalah agar otot-otot yang bekerja tanpa ada hambatan dari manapun, sedang otot antagonisnya (lawan geraknya) juga harus istirahat benar. Dalam praktek sehari-hari keempat latihan tersebut diatas tidak dipisah-pisahkan, tetapi mana yang lebih mendapat tekanan.
2.      Latihan keseimbangan, bertujuan untuk mempertinggi perasaan kerja otot dan mempunyai arti dan kegunaan yang besar dalam pembentukkan sikap dan gerak. Disamping latihan keseimbangan mempunyai nilai yang besar terhadap pertumbuhan, ketangkasan dan prestasi.
3.      Latihan kekuatan dan ketangkasan memiliki nilai besar terhadap pembentukan sikap dan gerak serta pencapaian prestasi. Manusia harus mempunyai kekuatan dan ketangkasan dalam segala geraknya. Maka dengan tenaga sedikit mungkin, dapat memberikan hasil yang sebanyak-banyaknya.
4.      Latihan jalan dan lari, latihan ini banyak menggunakan sekelompok besar otot-otot, sehingga sangat melelahkan. Dengan demikian banyak menggunakan tenaga, dan banyak memberikan rangsangan kerja jantung dan paru-paru yang sangat giat dan berat.
5.      Latihan melompat dan meloncat, mempunyai nilai terhadap pembentukan sikap dan gerak dan prestasi dan sangat mempengaruhi kerja jantung. Biasanya latihan jalan dan lari digabung dengan latihan lompat
C.    Bagian Penenangan atau Penutup
Maksud bagian penenangan atau penutup adalah untuk menenangkan dan menyiapkan jasmani dan rohani anak-anak dalam mengikuti pelajaran berikutnya di dalam kelas. Suhu badan dan kerja organ-organ tubuh kembali pada keadaan biasa (normal). Khusus untuk pelajaran senam sebaiknya diberi latihan bentuk permainan anak-anak/permainan kecil. Walaupun sebenarnya tidak disalahkan apabila anda memberi bentuk lain, misalnya: anak-anak dikumpulkan, diberi penjelasan tentang pelajaran senam dasar yang baru saja dilaksanakan.
Anda sebagai seorang guru pendidikan jasmani dapat mengajar baik apabila anda mampu membimbing anak-anak dalam membentuk diri pribadi anak itu sendiri. Ini hanya akan berhasil apabila antara anda dan anak ada pendekatan yang dapat menimbulkan getaran-getaran. Anak bukanlah manusia dewasa melainkan manusia yang masih kecil, Anda yang lebih dewasa atau tua harus selalu membantu mereka mengembangkan kepribadiannya, keberanian, kekuatan dan kebijaksanaan untuk memenuhi tantangan hidup dengan berhasil, baik masa sekarang maupun masa mendatang.
Dalam mengajar senam, berikut adalah langkah-langkah yang perlu anda perhatikan sebagai seorang guru Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar.
1.      Lakukan pemanasan sebagai langkah awal pelajaran. Setelah itu baru memulai dengan pelajaran inti.pilih latihan-latihan dari yang sederhana ataupun kegiatan-kegiatan yang telah dikuasai sebelumnya.
2.      Terangkan setiap kegiatan yang belum diketahui secara singkat dan tepat. Kalau perlu dapat dengan demonstrasi atau contoh anak yang baik, contoh harus betul.
3.      Berilah anak-anak waktu yang cukup untuk berlatih.
4.      Latihan dimulai dari yang sederhana menuju yang lebih sukar, dari yang sudah diketahui ke latihan baru.
5.      Perhatikan perbedaan-perbedaan perseorangan. Rencanakan latihan-latihan untuk anak-anak yang fisiknya kurang mampu. Berilah pertolongan semestinya terhadap anak-anak yang tidak dapat melakukan, mungkin mereka memiliki rasa takut, kurang percaya diri sendiri ataupun malu. Bagaimanapun juga setiap anak ingin mendapatkan keterampilan yang dapat dikuasai anak-anak lainnya.
6.      Hentikan latihan-latihan sebelum anak-anak terlalu letih.
7.      Timbulkan motivasi dalam latihan-latihan dan pelajaran-pelajaran, sehingga timbul kegembiraan.
Untuk memudahkan Anda dalam penguasaan keterampilan latihan-latihan senam dasar anak-anak kelas 1 – 2, modul ini akan memberikan materi latihan, metode serta penilaian senam dasar. Silakan anda mengikuti contoh-contoh latihan senam si Buyung sebagai berikut.
Materi 1:  Senam Si Buyung: Dasar Fantasi Anak
                 Jalan: Gerakan menirukan gajah berjalan
Metode:           Demonstrasi
Silakan Anda membuat persiapan dengan urutan yang benar untuk melaksanakan demontrasi yaitu sikap permulaan (SP), dan gerakan (G) sebagai berikut.
S.P:   Berdiri Kangkang,
          Badan membungkuk
          Kedua lengan menggantung
          Kedua tapak tangan menjadi satu.
Selanjutnya Anda melaksanakan gerakan yang telah disusun sebagai berikut.
G:      Hitungan 1-4 Anda berjalan sambil mengayunkan kedua lengan ke kiri dan ke kanan seperti jalannya gajah dengan belalainya digerakan.
Hitungan 5-8 berjalan membelok ke kiri atau ke kanan sambil mengayun kedua lengan serong ke depan dan ke belakang. Gerakan diulang sampai 2 x 8 hitungan.
Setelah anak-anak menirukan, Anda mengadakan koreksi terhadap gerakan, anda akan menjumpai kesalahan umum (KU) yang dilakukan sebagian besar anak-anak yaitu: badan kurang membungkuk.
Setelah mengadakan koreksi, selanjutnya Anda memberi tugas anak-anak melakukan gerakan senam Si Buyung yang sejenis, misalnya menirukan itik berjalan, menirukan orang mendaki gunung dan lain sebagainya.
Setelah melakukan demonstrasi, Anda menentukan aspek yang dinilai, kemudian membuat warna tes perbuatan dan tes tulisan, yang biasanya disebut tes penampilan dan tes tulis.
Materi   2:  Loncat, gerakan menirukan kelinci melompat
Metode    : Demonstrasi
SP.           : Jongkok, kedua tangan siap di depan
G.             : Kedua tapak tangan menumpu agak jauh ke depan, disusul kedua
kaki meloncat mendekati tangan dengan cepat kedua telapak
  tangan diangkat dan menumpu seperti gerakan pertama tadi.
KU.            : Tumpukan kedua tapak tangan kurang jauh ke depan
P (Penilaian): Tes penampilan dan tes tulis
Aspek yang dinilai:  Tumpuan tangan jauh, lompatan kedua kaki tinggi ke depan.
        Setelah selesai demonstrasi, anda menugaskan anak-anak
        melakukan, menirukan gerakan katak meloncat.
Materi              : 3 Menarik dan mendorong, gerakan menirukan orang
   menggergaji balok, ada yang berada di atas, yang lain berada di
   bawah gantian.
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Berdiri satu kaki maju selangkah. Kedua tangan memegang
                          tongkat melintang
G                     : Tarik kedua tangan ke arah dada kedua siku ditekuk, badan agak
  condong ke belakang pada hitungan 1, hitungan 2 kedua tangan
  didorong serong ke bawah, hitungan 3-4 sama dengan gerakan
  pertama. Gerakan diulang 2 x 8. Setelah anak-anak melakukan,
  diadakan koreksi.
KU                  : Gerakan ke depan, lengan kurang lurus
Selanjutnya anak-anak ditugaskan melakukan gerakan sejenis. Misalnya menirukan orang-orang mencangkul, orang mengayun kapak memotong kayu dan sebagainya. Penilaian: aspek yng dinilai gerkan menarik condong badan ke belakang, gerakan mendorong, badan membungkuk.
Membuat norma tes penampilan dan tes tulis.
Materi           3:  Lari, berlari di hutan, mengelilingi beberapa pohon.
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Sebagian anak-anak berpencar di halaman, berdiri tegak seperti
  pohon
G                     : Sebagian anak-anak yang lain berlari-lari, berbelok-belok,
  mengelilingi teman-teman yang berdiri.
Gerakan melakukan bergantian.
KU                  : Ada pohon yang tidak dilewati setelah melakukan tugas lain
  misalnya lari kecil-kecil menuruni gunung.
Penilaian          : Aspek ketaatan mengelilingi semua pohon dengan lari membuat
  norma tes penampilan dan tes tulis.
Materi          5: Meniti, apakah anda percaya berjalan melewati jembatan
  sempit.
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Beberapa garis sebagai jembatan telah disiapkan dihalaman atau
                          lapangan dengan jarak tertentu, kelas dibagi regu-regu. Setiap
  regu berdiri di ujung garis, urut ke belakang.
G                     : Setelah ada aba-aba dari Anda, anak-anak berjalan di atas garis
  satu persatu untuk mengimbangi atau menjaga keseimbangan.
KU                  : Beberapa anak tidak berjalan di atas garis.
Penilaian          : Aspek yang dinilai, keseimbangan berjalan di atas garis sampai
  selesai.
Anak-anak ditugasi mengerjakan latihan yang sejenis misalnya, meniti sambil menggendong teman menirukan orang menbawa karung beras di punggung, menirukan sikap lilin dengan berdiri di atas bahu.
Setelah selesai melakukan latihan-latihan di atas Anak diberi pengayaan latihan senam si Buyung dengan bentuk sebuah cerita, menirukan, fantasi sebagi berikut.
Silakan anda memilih, “bertamasya” jalannya cerita begini.
Anak-anak mari kita berjalan-jalan (berjalan dengan mengangkat paha tinggi), nah sekarang kita mendaki gunung (berlari dalam barisan yang baik), awas jalannya menurun (berlari kecil-kecil badan agak condong ke depan). Ada sungai kecil di depan kita (meloncat sambil lari), wah banyak sungai (anak-anak berpencar sambil melompat ke sana kemari).
Latihan-latihan tersebut di atas merupakan latihan pemanasan atau pendahuluan. Kemudian cerita dilanjutkan sebagai isi dari latihan inti, silakan anda mengikuti.
Lihat itu ada pohon banyak yang hampir roboh (anak-anak menggerakkan badannya bungkuk dan tengadah, kemudian ke samping kiri dan ke samping kanan). Aduh anginnya sangat kencang banyak buah jambu yang jatuh mari kita kumpulkan (anak-anak membungkuk berkali-kali dengan lutut lurus). Ternyata banyak yang busuk kita buang saja (anak-anak membuat gerakan seperti melempar jauh ke kanan dan ke kiri). Di sana ada banyak pohon tumbang, mari kita berjalan di atasnya, (anak-anak meniti pohon berupa gambar di halaman).
Ada burung di atas kita (anak-anak berjalan mengangkat tumit, lutut di tekuk, kedua lengan digerakkan ke samping atas dan bawah). He, burung tadi belum pandai terbang mari kita kejar (anak-anak lari agak cepat dalam barisan). Mengapa banyak pohon melintang kita lompati semua (anak-anak mengerjakan lompat jauh dengan awalan, tanda-tanda telah disiapkan sebelum pelajaran). Kemudian diakhiri dengan latihan penenangan. Sekarang kita sudah lelah, mari kita pulang (berjalan tenang dalam barisan dan menyanyi naik-naik ke Puncak Gunung).
Dengan contoh di atas Anda tentu dapat memilih judul cerita yang sesuai dengan karakter umur anak-anak.
Materi           5: Loncat Punggung
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Kelas dibagi dua regu, berderet ke belakang dengan jarak yang
  sama, panjang sama.
 Anak yang paling ujung tetap berdiri, lainnya mengambil sikap
 merangkak.
G                     : Setelah ada tanda mulai anak yang berdiri paling ujung dengan
  bertumpu pada punggung teman melakukan lompat kangkang
  berurutan sampai semua teman dilompati. Anak yang datang
  paling cepat menyelesaikan lompatan dinyatakan menang.
  Dilakukan bergantian.
Penilaian          : Aspek yang dinilai, waktu untuk menyelesaikan lompatan,
                          lompatan benar.
Materi           6: Duduk membentuk huruf  V
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Duduk berlunjur kedua tangan menumpu dibelakang badan, jari
  jari menghadap ke arah badan.
G                     : Kedua lutut ditarik … lurus ke atas, ujung kaki runcing lurus …
  rentangkan kedua lengan ke samping lurus badan tegak
  pandangan ke depan. Sikap huruf V ditahan sebentar.
KU                  : Punggung melengkung
Penilaian          : Aspek: Waktu bertahan, sikap huruf V
Beberapa macam latihan Senam Dasar anak-anak kelas 5-6 sekolah dasar.
Materi           1: Menggendong teman di punggung
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Kelas dibagi dua, masing-masing pasangan seimbang berat
  badannya, berdiri berderet pada garis start yang telah disiapkan,
  sambil menggendong pasangannya.
G                     : Setelah ada aba-aba, anak-anak berjalan menempuh jarak tertentu.
  Siapa yang cepat, jadi pemenangnya. Gerakan diulangi
  bergantian.
Setelah selesai, anak-anak ditugaskan melakukan latihan jenis yang sama, misalnya: menggendong teman dengan duduk di bahu.
Penilaian          : Menentukan aspek yang dinilai secara kualitatif kecepatan,         
             Tes perbuatan
Materi          2: Sikap lilin
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Tidur terlentang jarak cukup
G                     : Angkat kedua kaki, panggul harus ke atas. Kedua tangan membantu menahan pada pinggang, ibu jari arah perut, badan bertumpu pada bahu lengan atas. Sikap lilin ditahan sebentar.
Penilaian          : Aspek sikap badan lurus dan waktu bertahan.
Materi           3: Tiarap tumpu putar sumbu panjang
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Tengkurap, kedua tapak tangan menumpu di samping bahu, siku
  ditekuk.
G                     : Luruskan sikut, badan, panggul segaris. Kemudian angkat kaki
  kiri dan lengan kiri ke atas, pindahkan kaki dan tangan tersebut
  lewat belakang/punggung sampai sikap telentang bertumpu pada
  kedua tangan, badan lurus.
Materi           4: Berdiri kepala
Metode            : Demonstrasi
SP                    : Jongkok, kedua lutut menumpu lantai/matras kedua tapak tangan
  menumpu selebar bahu di depan lutut.
G                     : Letakkan dahi di depan tapak tangan membentuk segitiga sama
  sisi. Luruskan lutut, ujung kaki bergerak kea rah kepala, panggul
  terdorong sampai kedua kaki terlepas dari matras. Angkat kedua kaki rapat diimbangi dengan gerak panggul maju ke arah perut dengan gerakan perlahan-lahan sampai kaki dan badan segaris tegak lurus, bertahan sebentar. Kembalikan perlahan-lahan panggul ke belakang dibarengi kedua kaki turun.
Penilaian          : Waktu sikap bertahan tidak goyang. Sikap punggung – panggul –
  kaki segaris.